Best Price

Kami memberikan harga terbaik bahkan termurah untuk anda pelanggan berharga kami. Harga yang tertera adalah HARGA FINAL.

Simpel

Kenyamanan menggunakan website. Langkah yang lebih mudah, proses lebih cepat, tampilan mudah dimengerti dan mudah digunakan.

 Supported

Kami siap membantu dalam setiap kesulitan yang anda hadapi. Kami telah menyiapkan panduan untuk anda. Selain itu, tim CS juga siap melayani anda.

Jaminan Mutu

Kami memastikan memberikan pelayanan terbaik. Jaminan transaksi anda aman dan mudah

12 Tips yang Wajib Kamu Perhatikan Sebelum Berangkat Traveling Sendirian

Share this post
FaceBook  Twitter     

Hi Travellers.

Buat agan-agan sekalian yang suka travelling wajib baca "12 Tips yang Wajib Kamu Perhatikan Sebelum Berangkat Traveling Sendirian" ini dulu. Artikel ini ulasan dari hipwee.com. Langsung aja yuk di simak.

Ngebolang alias traveling sendirian itu memang menyenangkan. Kamu gak harus berkompromi mengikuti kemauan siapa-siapa, dan bebas menentukan ke mana kamu akan melangkah. Meski sendirian, traveling solo juga gak identik dengan kesepian, kok. Justru karena sedang sendirian inilah kamu bisa fokus mengenal teman-teman baru di perjalananan alih-alih nempel terus sama teman satu gengmu.

Bagi mereka yang belum pernah mencoba sendiri serunya traveling solo, pasti ada perasaan takut dan cemas; rasa takut saat hanya dirimu sendiri yang sudah pasti bisa kamu andalkan di tengah negeri antah-berantah. Itu manusiawi kok, tapi jangan dituruti juga. Jangan sampai ketakutan itu mencegahmu pergi berpetualang.

Nah, agar kegiatan travelingmu tetap aman dan nyaman, simak tips berikut ini dan praktikkan!

1. Sebelum meninggalkan rumah, wajib hukumnya meriset harga tiket, pilihan penginapan, jam operasional transportasi umum, serta detil seperti tempat rawan kejahatan dan modus pencopetan.

Riset sedetil mungkin

Riset sedetil mungkin via swissnomads.com

Lakukan riset terlebih dulu tentang semuanya: harga tiket menuju ke tempat tujuanmu, akomodasi, tarif dan jam operasional transportasi umum di sana, rute dan harga tiket masuk tempat wisata—pokoknya semuanya. Berterimakasihlah pada teknologi internet, karena menelusuri blog-blog traveler untuk menemukan acuan jadi lebih mudah.

Kamu juga bisa melemparkan pertanyaan ke forum yang relevan, misalnya ke forum backpacker. Atau, jika kamu punya teman yang pernah mengunjungi destinasi liburanmu, jangan ragu buat bertanya pada mereka.

 

2. Buatlah anggaran serta rencana perjalanan selengkap mungkin, dengan perkiraan waktu perjalanan dan uang yang perlu kamu sisihkan.

Bikin anggaran dan itinerary lengkap

Bikin anggaran dan itinerary lengkap via sofawned.com

Anggaran dan rencana perjalanan adalah panduanmu selama perjalanan berlangsung. Ingat, lho, kamu sendirian, jadi gak mungkin kamu tanya, “Habis ini kita ke mana, ya?”

Dalam panduanmu itu, pastikan kamu sudah mendetilkan rencana perjalanan dari awal bangun pagi hingga kembali lagi ke penginapan. Rencanakan, mau naik apa untuk pindah dari destinasi wisata yang satu ke destinasi yang lainnya? Berapa uang yang harus disisihkan untuk makan?

Namanya panduan, tentu gak wajib kamu jalani seratus persen. Asyik juga bukan jika kamu menemukan hal seru yang gak terduga selama di jalan, atau diajak orang lokal berkunjung ke rumahnya? Tapi setidaknya, jika sudah punya panduan mau ke mana hari itu, kamu akan selalu punya pilihan mau melangkahkan kaki ke mana setelah satu destinasi wisata habis kamu jelajahi.

 

3. Belajar cara packing seringan mungkin. Ingat, tidak akan ada yang membantu membawa barang bawaanmu.

Packing seringan mungkin

Packing seringan mungkin via blog.christopherrcooper.com

Sebagai backpacker solo, mau gak mau kamu mesti menenteng semua barangmu sendirian, terutama saat bergerak dari dan menuju tempat menginap maupun berpindah kota. Nah, mempraktekkan untuk membawa beban seringan mungkin ini memang gampang-gampang susah. Seringkali kamu tergoda buat membawa barang-barang yang sebenarnya gak diperlukan, sehingga berakhir dengan bawaan yang kebanyakan.

Beban yang ringan membuat kamu gampang bermanuver dari satu tempat ke tempat lain. Jumlah bawaan memang tergantung dari lamanya perjalananmu, tapi hindari membawa stok pakaian untuk lebih dari seminggu. Toh bisa kamu cuci, ‘kan? Membawa beban yang ringan juga membuatmu gak terlalu tampak seperti turis yang mudah jadi target penipuan.

 

4. Mumpung sendirian, saatnya mencoba traveling ala Couchsurfing dan memperluas jejaring dengan numpang di tempat orang.

Mumpung sendirian, jangan ragu untuk numpang

Mumpung sendirian, jangan ragu untuk numpang via theplanetd.com

Couchsurfing adalah situs jejaring di mana kamu bisa menemukan sesama traveler dari berbagai belahan dunia yang menyediakan rumahnya sebagai tempat singgah traveler lain. Lewat Couchsurfing, kamu bisa berinteraksi langsung dengan warga lokal sekaligus mendapatkan tempat menginap gratis. Malah, kalau si tuan rumah lagi gak sibuk, kamu berkesempatan untuk diajak jalan-jalan dengan tour guide terpercaya, yaitu mereka sendiri.

Jangan khawatir, Couchsurfing ini termasuk sangat aman kok. Sebelum menentukan kamu mau menginap di mana, kamu bisa mengecek testimoni-testimoni orang lain yang pernah mampir di rumah mereka. Kamu juga bisa menggunakan Couchsurfing untuk liburan ke mana saja, tidak harus ke luar negeri. Banyak juga Couchsurfer sesama orang Indonesia yang akan bersedia menampungmu.

Saat traveling sendirian, berjejaring ala Couchsurfing ini bisa jadi andalan. Selain kamu gak makan tempat karena cuma sendiri, kamu juga bisa lebih intim dalam berinteraksi. Coba kalau kamu datang berombongan, belum tentu kamu diterima buat singgah di rumah orang, bisa tekor tuan rumahnya. Selain Couchsurfing, sebagian anggota forum komunitas backpacker lokal juga biasanya mau menyediakan tempat singgah buatmu.

 

5. Baiklah kalau kamu tak mau menumpang di tempat orang. Kalau begitu, temukan penginapan ala hostel yang punya ruang bersama.

Bercengkerama bareng travgeler lain sambil bikin sarapan

Bercengkerama bareng travgeler lain sambil bikin sarapan via zasmiarel.wordpress.com

Kamu akan sulit menemukan sesama solo traveler jika tinggal di hotel yang privat. Coba aja pilih hostel yang menyediakan dorm, homogen maupun campur, yang lengkap dengan ruang komunal seperti dapur maupun ruang rekreasi. Di sanalah kamu akan menemukan sesama traveler yang bisa diajak kenalan dan berbagi cerita. Siapa tahu, kamu menemukan teman yang satu tujuan sehingga bisa dijadikan rekan perjalanan untuk sementara?

 

6. Usahakan kamu sampai ke kota tujuanmu di siang hari. Dengan ini, mencari penginapan akan lebih mudah — keliling kota pun lebih aman.

Sampai di kota tujuan siang hari

Sampai di kota tujuan siang hari via darkimberly.wordpress.com

Dengan sampai di saat hari terang, kerepotan-kerepotan yang kadang gak diperlukan bisa dihindari. Misalnya, kamu gak repot cari angkutan umum untuk menuju tempat kamu menginap. Resepsionis penginapan juga pasti buka, jadi kamu gak perlu terpaksa tidur di stasiun atau terminal. Atau, jika kamu dijemput dan numpang di tempat orang, setidaknya kamu bisa menghindari rasa gak enak seperti bila kamu sampai larut malam atau dini hari.

Selain itu, kamu juga bisa mengakali penginapan dengan tidur selama perjalanan di malam hari dan sampai esok harinya. Kota asing yang baru pertama kali kamu singgahi juga terlihat lebih aman di siang hari.

 

7. Sebelum sampai ke kota tujuan, bikin peta kecil berisi jalan menuju penginapan agar kamu gak terlihat celingukan di tempat asing.

Jangan sampai terlihat celingukan

Jangan sampai terlihat celingukan via lulu-sulastri.blogspot.com

Sesampainya di kota tujuan, hindari terlihat celingukan kayak turis di tempat asing. Bertindaklah layaknya warga lokal yang udah mengenal medan. Hindari membuka peta yang lebarnya segede gaban atau kitab tebal Lonely Planet yang kamu beli mahal-mahal di toko buku terkenal.

Aplikasi map di smartphonemu bisa dipakai sebagai penunjuk arah. Atau, persiapkan beberapa peta kecil sederhana di secarik kertas notes yang masing-masing menunjukkan arah menuju penginapan maupun tempat-tempat wisata yang akan kamu tuju. Hal ini membuat kamu gak tampak mencolok, terutama kalau kamu sedang berjalan kaki.

 

8. Pisahkan uang tunai dan kartu ATM kamu. Sediakan softcopy dan hardcopy dari dokumen-dokumen pentingmu.

Simpan uang cadangan di tempat terpisah

Simpan uang cadangan di tempat terpisah via www.instructables.com

Selama jalan-jalan, simpan uang tunai dan kartu debit atau kredit—kalau punya lebih dari satu—di tempat yang berbeda, misalnya sembunyikan di sabuk atau kaos kaki. Tinggalkan juga sejumlah uang tunai dan kartu ATM cadangan di dalam tas yang kamu tinggal di loker penginapan. Seandainya dompetmu hilang atau kecopetan, kamu gak terlalu panik karena punya cadangannya.

Penting juga buat punya softcopy dan hardcopy dari surat-surat penting, seperti paspor, KTP dan tanda pengenal lainnya. Simpan sebagian hardcopy di keril, dan unggah softcopy ke cloud biar bisa kamu akses dari mana saja.

 

9. Catat nomor telepon penting dari kota yang kamu kunjungi. Simpan pula nomor telepon orang-orang terdekat sebagai kontak darurat.

Catat nomor telepon penting

Catat nomor telepon penting via parade.com

Penting banget buat mencatat nomor-nomor telepon penting kota yang kamu singgahi, terutama tempat menginap, polisi dan rumah sakit. Dan jangan cuma dicatat di HP aja, catat juga di secarik kertas. Catat juga nomor telepon orang-orang terdekat lalu simpan di dompet, tas, dan sakumu. Secarik kertas ini bisa sangat berguna jika terjadi sesuatu sama kamu, misalnya tiba-tiba pingsan atau kecelakaan, biar orang yang menolongmu bisa langsung mengabari mereka.

Ya, semoga saja kamu gak pernah mengalami kejadian seperti itu. Tapi antisipasi sebelum kejadian juga gak ada salahnya, ‘kan?

 

10. Saat traveling sendirian, jadi banci sosmed justru sangat disarankan. Bukan untuk pamer, namun untuk memberi petunjuk pada keluargamu seandainya terjadi sesuatu padamu.

Update kegiatan jalan-jalanmu di sosmed

Update kegiatan jalan-jalanmu di sosmed via travelswithmay.blogspot.com

Lakukan live tweet atau update status di jejaring sosial semua kegiatanmu selama melakukan solo traveling, kalo perlu disertai lokasinya. Bukannya buat pamer, tapi kalo terjadi apa-apa sama kamu atau tiba-tiba kamu gak bisa dihubungi, orang-orang terdekatmu tahu ke mana mereka mesti mulai mencari. Sekali lagi, bukan berarti traveling sendirian itu berbahaya; ini adalah antisipasi demi kenyamananmu bepergian sendiri.

Kalau menurutmu cara itu terlalu mencolok, setidaknya kabari mereka lewat pesan singkat. Bahkan, kamu juga disarankan untuk mengirimkan detil itinerary perjalananmu pada mereka. Jadi, posisimu bisa selalu terpantau.

 

11. Penting bagimu untuk selalu mengingat momen ini. Jangan cuma mengambil foto pemandangan, lawan rasa gengsimu dan selfie-lah sesekali.

Bikin foto selfie yang epik kayak gini.

Bikin foto selfie yang epik kayak gini. via www.dose.com

Keluarga dan teman-temanmu pasti lebih suka melihat foto liburan yang tampak kamunya. Jadi, selain mengambil banyak foto pemandangan, landmark, dan tempat-tempat wisata, gak ada salahnya berfoto selfie sesekali. Toh, gak ada yang bakal fotoin kamu kalo bukan kamu sendiri, ‘kan?

 

12. Kamu akan bertemu orang-orang baik di perjalanan. Namun, dirimu tetaplah satu-satunya orang yang bisa kamu andalkan. Ikuti naluri — tetap hati-hati. Semoga perjalananmu lancar.

Taklukkan dirimu sendiri

Taklukkan dirimu sendiri via blog.bucketlistly.com

Traveling sendirian itu punya banyak arti. Jika sebelumnya kamu terbiasa mengandalkan orang lain selama traveling, inilah saatnya kamu berusaha sendiri. Selain belajar menaklukkan diri sendiri, kamu juga belajar mendengarkan naluri.

Sebagian besar orang tentu berniat baik padamu. Tapi, jangan gampang percaya sama orang lain. Satu-satunya yang bisa kamu percaya adalah dirimu sendiri. Makanya, mendengarkan nalurimu itu penting. Ketika sesuatu terasa gak beres, sebaiknya segera menghindar dan pergi dari sana.

Nah, dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa traveling sendirian secara aman dan nyaman. Gak ada yang perlu ditakutkan dengan traveling sendirian. Begitu kamu mencobanya, kamu akan ketagihan.

9 Meme Mudik Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Terpingkal

Share this post
FaceBook  Twitter     

Hi travellers..

Yuk lihat 9 meme mudik ini, di jamin pasti ngakak...

Meme ini di ambil dari www.hype.idntimes.com

Nomor 8 greget banget!

9 Meme Mudik Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Terpingkal! Berbagai Sumber

Mudik sudah menjadi salah satu tradisi yang gak bisa dipisahkan dari Hari Raya Idul Fitri. Biasanya sejak 7 hari menjelang lebaran, warga kota besar sudah mulai berangsur-angsur menuju kampung halaman. Gak main-main, mudik bisa menjadi momen pergerakan manusia terbesar di Indonesia. Pemerintah juga menaruh perhatian khusus untuk menangani momen akbar ini.

Kamu mungkin juga salah satu dari para pemudik yang akan berjibaku demi mencapai kampung halaman. Untuk menghiburmu di perjalanan, kamu boleh pantengin 9 meme mudik yang pasti bikin terpingkal ini.

1. Daripada gak bisa mudik, dibela-belain deh berdiri di kendaraan. Tapi...

Berbagai Sumber

"Akwa akwa akwa, mijon mijon..." berani mudik seperti ini?

2. Kira-kira bisa kuat nebeng sampai mana nih bapaknya?

Berbagai Sumber

Coba deh dipantengin bapaknya bisa tahan sampai mana dengan posisi seperti itu.

3. Perhatikan kondisi kendaraanmu saat akan mudik ya! Mungkin ban keretanya perlu ditambal?

Berbagai Sumber

Ya kali, masa' kereta harus tambah angin... Palingan keretanya lagi tambal ban ini. #HALAH

4. Hmm, Ultraman yang gantian piket jagain ketentraman kota ya?

Berbagai Sumber

Superhero juga butuh liburan rupanya.

Baca Juga: 10 Lagu yang "Ramadan Banget" bagi Generasi 90an

5. Lah, Spiderman juga ikut mudik. Mungkin gantian jaga sama Ironman.

Berbagai Sumber

Wah, ini mana yang Mary Jane, mana yang Gwen Stacy ya?

6. Yang penting tertib, kompak dan gak membahayakan pengguna jalan lain ya mas!

Berbagai Sumber

Selama gak arogan di jalan, rombongan motor Kamen Rider boleh deh touring mudik bareng. Memangnya ada yang berani melarang?

7. Ketika 3 generasi ingin mudik bareng tapi motornya cuma satu.

Berbagai Sumber

Gak tahu harus kagum sama keluarganya atau sama motornya yang tahan dengan beban sebanyak itu.

8. Khawatir sama keamanan rumah saat mudik? Bawa sekalian aja rumahnya!

Daripada kepikiran terus kan di kampung halaman. "Rumah aman gak, ada maling gak, kompor udah mati belum" dst, mending sekalian aja dibawa mudik.

9. Yaudah mas, ikut mudik ke kampung saya aja sekalian kenalan sama bapak ibu.

Berbagai Sumber

Sini-sini mas, saya ajak mudik ke kampung halaman saya aja. Tapi harus mau dikenalin ke keluarga!

Sudah-sudah ketawanya gak usah kencang-kencang, nanti dilihatin orang lho. Buat kamu yang sebentar lagi akan mudik, hati-hati ya di jalan. Selalu berdoa dan mejaga diri. Semoga bisa sampai di tempat tujuan dengan selamat tanpa kurang suatu apa pun. Gimana, meme nomor berapa nih yang paling bikin ngakak? Atau kamu juga punya versi yang lebih lucu lagi? Bagikan dong di kolom komentar.

5 Makanan Indonesia yang Dianggap "Aneh" Sama Bule

Share this post
FaceBook  Twitter     

Hi Travellers..

Kali ini kita mau ulasan tentang “5 Makanan Indonesia yang Dianggap Aneh Sama Bule”. Jadi judul nya aja udah bikin penasaran ya? Kok bisa ada makanan dianggap aneh. Berikut di lansir dari www.provoke-online.com. Yuk kita simak:

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan kuliner. Itu udah bukan rahasia lagi bagi penduduk dunia. Nah, di antara berbagai makanan ala Indonesia ternyata ada beberapa yang dianggap menjijikkan dan ekstrim oleh orang asing. Padahal tiap hari kita sering banget makan dan mengnggapnya biasa aja. Eh ternyata para bule malah mikir kebalikannya.

Emang makanan apa aja sih? P! udah punya daftarnya nih.

 

  1. Kaki Ayam alias Ceker

 Ceker Ayam

Bagi orang Indonesia makan atau masak ceker udah jadi hal yang biasa. Ada berbagai macam olahan berbahan dasar ceker, misalnya aja sup ceker, ceker digoreng, keripik, dan lain sebagainya. Hmmmm....yummy banget deh. Jadi ngiler sendiri euy.

Meski gitu ceker tetap dianggap ekstrim sama orang barat. Mungkin karena di sana, ceker nggak pernah diolah. Biasanya cuma dibuang.

 

  1. Usus

Usus 

Masih belum jauh dari ayam, makanan kedua yang dianggap ekstrim oleh turis asing adalah usus. Biasanya usus dijual dalam bentuk sate yang dijajakan di angkringan. Bagi bule, usus adalah bagian ayam yang nggak layak dimakan. Bagian itu dianggap kotor dan nggak sehat buat dimakan. Maklum aja di Barat, bagian ayam yang diolah biasanya emang cuma bagian dagingnya aja. Beda banget sama di Indonesia. Semua bagian ayam bisa dimasak kecuali kotoran dan bulunya dan semuanya itu nagih banget.

 

  1. Rambutan

 Rambutan

Selain makanan berat, ada buah yang dianggap aneh yaitu rambutan. Mereka beranggapan buah manis ini punya bentuk yang aneh. Bahkan, mereka sering nggak percaya kalo itu adalah buah yang enak dan layak makan. Sayang banget yah, padahal enak tapi dianggap aneh.

 

  1. Bekicot

 Bekicot

Sebenarnya nggak semua orang di Indonesia doyan makanan ini sih tapi banyak juga yang suka. Jadi, maklum sih kalo bule menyangsikan kenikmatan makanan lezat ini. Mungkin mereka nggak tega karena ngebayingin lendir yang nempel di bekicot kali yak.

Yang ini bagi admin sih emang agak aneh juga. Mimin sendiri gak pernah makan bekicot, tapi kalo keong mungkin sudah sering..

 

  1. Jengkol

 Jengkol

Yang penggemar jengkol pasti nggak terima nih. Merek pasti ngeyel dengan bilang kalo jengkol adalah makanan ternikmat di dunia. Pokoknya lebih enak dari ayam, ikan, atau makanan mahal manapun. Sayangnya, bagi sebagian orang dan bagi bule makanan ini terlalu ekstrim. Baunya itu loh, kagak nahan.

 

Nah, sekarang sudah tahu kan kelima makanan yang dianggap aneh oleh turis.

 

 

 

 

 

7 Perbedaan Gaya Liburan Antara Turis Indonesia dan Turis Bule

Share this post
FaceBook  Twitter     

Hi Travellers.

 

Kali ini kita bahas beda style turis Indonesia dan turis bule dalam berwisata. Artikel ini di kutip dari Hipwee.com.

Yuuk langsung saja kita simak guys..

 

Beda budaya tentu beda pula gaya liburan para traveler. Tak terkecuali turis Indonesia dan turis asing yang tentu punya perbedaan yang cukup mencolok. Perbedaan ini diakibatkan oleh kultur yang sudah mendarah daging di diri setiap traveler. Ada kultur yang baik, tapi tak jarang kultur buruk. Sayangnya, kebiasaan buruklah yang sering diingat dan jadi stereotype sebuah bangsa.

Kalau ingat turis China, di kepala bayangan kita langsung kebayang kalau semua turis China jorok. Kalau ingat India, selalu baunya yang lebih terasa menyengat. Apa benar demikian? Nggak ya, itu hanya stereotype yang disematkan kepada sebuah negara hanya karena ada segelintir oknum turisnya. Untuk itu kebiasaan buruk bawaan dari dalam negeri harus sementara dikubur dalam-dalam saat traveling. Sepakat?

Yuk coba kita bandingkan gaya liburan turis Indonesia dan turis bule di luar negeri.

Pertama, masalah oleh-oleh. Kalau turis bule jarang beli oleh-oleh, kalau turis Indonesia wajib belanja oleh-oleh yang buanyak. Kalau nggak bisa pusing pas ditagih teman-temannya…

oelh-oleh harus banyak via www.bintang.com

Pernahkah kamu melihat turis bule menenteng belanjaan yang banyak di kedua tangannya? Mungkin ada tapi jarang sekali. Biasanya mereka mencari oleh-oleh khas semisal gantungan kunci, magnet, blangkon, atau kaos. Tapi bandingkan dengan turis Indonesia. Anggaran untuk oleh-oleh pun terkadang lebih besar dibandingkan liburannya sendiri. Tak pelak, turis Indonesia di bandara sepulang liburan selalu membawa banyak tas dan bagasi yang cukup besar. Apalagi orang Indonesia tipikal peminta oleh-oleh. Jangan dibiasakan ya, Gaes!

Kalau di ruang tunggu, perhatikan apa yang dilakukan turis bule dan turis Indonesia. Turis yang disebut pertama biasanya membaca buku atau panduan perjalanan, sementara turis Indonesia pegang gadget sambil cari lubang charger. Ngaku…

baca buku vs main hp via www.hipwee.com

Ruang tunggu bandara atau stasiun yang jadi saksi, betapa berbedanya cara menghabiskan waktu oleh turis bule maupun turis Indonesia. Yang satu membaca buku, sementara yang satunya main instastory sambil check in lokasi. Kalau keabisan baterai sibuk cari colokan buat ngecas HP. Ya namanya juga hidup, beda itu biasa~

Turis bule biasanya menikmati suasanya dan mengambil gambar sekadarnya. Kalau turis Indonesia, nenteng kamera ke mana-mana, dan hasil fotonya bergiga-giga. Sebagian besar foto selfie semua…

selfie muluk! via gayahidup.republika.co.id

Turis bule liburan untuk refreshing dari penatnya pekerjaannya sehari-hari. Untuk itu, mereka memilih untuk santai dan menikmati suasana liburan. Nggak terlalu sibuk dengan foto-foto, apalagi selfie. Sementara turis Indonesia sebaliknya. Dikit-dikit cekrek, sampai baterai dan memori kamera habis. Langsung unggah Facebook dan Instagram pula.

Turis bule lebih suka solo traveling, sementara turis Indonesia lebih senang traveling ramai-ramai. Makanya open trip laris di Indonesia…

Sendiri nggak berarti nggak seru via herpackinglist.com

Kalau kamu perhatikan, jarang sekali turis bule liburan beramai-ramai. Mereka lebih memilih solo traveling, atau kalau tidak, bersama pasangannya. Sementara orang Indonesia (terutama emak-emak sosialita) lebih suka kalau rame-rame perginya. Biar nggak kagok nggak bisa bahasa Inggris karena ada temannya, hehe.

Simpel vs rempong, begitulah salah satu cara membedakan turis bule dan turis Indonesia…

Udah dibilangin, jangan bawa selemari… via mexicovacationrental.org

Lihat deh kalau bule lagi traveling. Nenteng tas kecil, pake kaos, celana pendek, dan cuma pake sandal. Simpel dan nggak terlalu banyak gaya. Sementara kalau turis Indonesia, apalagi yang belum lama traveling, sering rempong bawa segala macam. Ya entah bajunya berapa, aksesoris buat fotonya sebanyak apa, mereka nggak peduli. Itu sangat berarti bagi turis Indonesia. Sekali lagi nggak semua ya.

Kalau turis bule liburan cukup lama, bisa berminggu-minggu malah. Kalau turis Indonesia cukup Sabtu-Minggu aja, cutinya susah di-acc soalnya

traveling butuh waktu lama via justanotherdigitaldiary.wordpress.com

Untuk negara-negara Eropa, mereka memang punya waktu khusus liburan di musim panas yang sangat panjang, bisa sampai 30 hari. Untuk itu mereka berlibur cukup lama dan menikmati setiap destinasi dengan seksama. Nggak buru-buru. Sementara kalau turis Indonesia selalu nyari liburan pas weekend, syukur-syukur pas dapat long weekend. Maklum cutinya susah Bro…

Nah, kalau ada yang belum masuk daftar, bisa kamu tambahkan di kolom komentar ya. Ya sebisa mungkin budaya kita yang baik dipertahankan sementara yang buruk jangan dibawa traveling deh. Ditinggal aja, kalau perlu dihilangkan sama sekali. Hehehe.

Cara Pesan Tiket Pesawat Online Citilink

Share this post
FaceBook  Twitter     

Kepraktisan menjadi suatu keniscayaan di zaman yang serba kompleks seperti sekarang ini. Dengan koneksi internet dan beberapa klik saja berbagai urusan anda dapat diselesaikan tanpa harus repot-repot. Salah satunya adalah cara pesan tiket pesawat online citilink. Sekarang sudah tidak perlu lagi mendatangi loket pembelian tiket di siang bolong, panas-panasan. Sekarang agen jualan tiket pesawat pun telah menyediakan fasilitas pesan tiket pesawat secara online melalui website mereka. Membeli online menawarkan anda proses yang mudah dan sederhana, tidak perlu repot mendatangi loket, buka 24 jam sehari, serta sering kali memberikan harga lebih murah.

            Berikut ini akan diulas cara pesan tiket pesawat online:

  1. Buka situs agen penjualan tiket. Klik disini untuk pesan tiket melalui www.bimawisata.com
  2. Perhatikan bagian Sistem Reservasi online. Bagian ini untuk mencari tiket pesawat, mencari info harga tiket pesawat, jadwal keberangkatan serta berbagai maskapai yang tersedia. Bagi anda yang mengidolakan citilink, nanti dapat memilih penerbangan menggunakan maskapai citilink.
  3. Isilah data sesuai yang anda inginkan. Pada kotak To diisi dengan Kota Tujuan keberangkatan. From diisi dengan kota asal keberangkatan. Pada kotak gambar kalender kecil, anda pilih tanggal keberangkatan. Lalu klik cari tiket. Untuk lebih jelas anda bisa memesan di halaman ini www.bimawisata.com/tiket-pesawat (sudah tertera panduan juga) atau KLIK DISINI
  4. Setelah itu akan muncul informasi harga, maskapai, dan jadwal keberangkatan.
  5. Untuk melakukan pemesanan / booking. Lalu Klik pada “Pesan” di samping daftar pencarian tiket yang muncul.
  6. Selanjutnya anda tinggal mengisi identitas. Seperti nama (sesuai KTP), email (harus yang valid), nomor hp (harus aktif), pilih metode pembayaran (bisa lewat transfer ATM/internet banking/mobile banking, serta bisa melalui Alfa Group). Bila memilih metode transfer, anda harus mengisi nama pemilik rekening yang melakukan transfer dan anda dapat memilih rekening tujuan pembayaran melalui BNI/Mandiri/BCA/BRI/BSM. Setelah melakukan booking / pemesanan anda akan mendapat pemberitahuan lewat SMS sebagai bukti booking anda telah berhasil.
  7. Lakukan pembayaran sesuai nominal transfer pada harga tiket. Setelah itu akan di proses otomatis oleh pihak perusahaan.
  8. Tunggu E-TIKET (Electronic Ticket) anda dikirim ke email. Setelah melakukan pembayaran, transaksi anda akan langsung otomatis di proses oleh perusahaan. Namun akan membutuhkan beberapa saat agar E-Ticket anda dikirimkan langsung dari pihak maskapai. Tiket Anda Resmi dari Maskapai Langsung. Setelah menerima E-Ticket, anda dapat mencetak / print out tiket tersebut.

Selamat, proses nya telah selesai. Selamat menikmati perjalanan anda

Visitors Counter

014475
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
67
75
647
13227
2574
3105
14475

Your IP: 54.80.137.187
2017-09-22 07:59

About Us

Bimawisata Tour and Travel adalah agensi resmi tiket pesawat, tiket kereta api, hotel, rent car antar jemput bandara, tiket bus, paket wisata, haji dan umroh.

Connet With Us